Beranda berita Aneh! Dahnil Anzar Dan Ferdinand Paparkan Data Berbeda Soal Elektabilitas Prabowo-Sandiaga

Aneh! Dahnil Anzar Dan Ferdinand Paparkan Data Berbeda Soal Elektabilitas Prabowo-Sandiaga

503
Loading...

 

Juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak memaparkan hasil survei internal elektabilitas Prabowo-Sandiaga dan Jokowi-Ma’ruf. Survei internal itu menyebut Prabowo-Sandiaga unggul dari Jokowi-Ma’ruf dengan selisih suara 14 persen.

“Hasil survei kami, saat ini sudah crossing, Prabowo-Sandi sudah di angka 54 persenan, sedang Jokowi 40-an (persen),” kata Dahnil, seperti yang dilansir di cnnindonesia.com (11/03/19).

Dahnil yakin, 17 April mendatang, paslon nomor urut 02 memenangkan Pilpres kali ini dengan capaian suara 60 persen.

“Kami yakin beberapa hari ini, pada saat pencoblosan Prabowo-Sandi itu bisa menang di atas angka 60 persen,” kata dia, seperti yang dilansir di cnnindonesia.com (11/04/19).

Ferdinand sebut Prabowo-Sandiaga masih kalah

Sebaliknya, juru bicara BPN lainnya, Ferdinand Hutahaean menyebut elektabilitas Prabowo-Sandiaga saat ini masih kalah dari Jokowi-Ma’ruf. Elektabilitas Prabowo-Sandiaga, kata dia, kalah satu persen dari capres-cawapres nomor urut 01.

“Saat ini posisi elektabilitas antara Prabowo dengan Jokowi sangat dekat menempel dan belum bisa ditentukan siapa yang akan menang Pilpres ini. Kita range-nya itu 41 (persen) Prabowo, 42 (persen) Jokowi,” jelas Ferdinand, seperti yang dilansir di tribunnews.com (11/03/19).

Aneh, kan? Sama-sama jadi tim Prabowo kok memaparkan data yang berbeda?

Bagaimana pendapat Anda? Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Loading...