Beranda berita Batalnya Konser Untuk Ahmad Dhani Murni Karena Ijin. Bukan Unsur Politik, Kan?

Batalnya Konser Untuk Ahmad Dhani Murni Karena Ijin. Bukan Unsur Politik, Kan?

50
Loading...

Polemik pembatalan konser solidaritas Ahmad Dhani berakhir sudah. Polisi menegaskan bahwa konser solidaritas Ahmad Dhani ‘Hadapi dengan Senyuman’ dipastikan tidak digelar, Selasa (12/3). Benarkah karena politis? Ataukah murni masalah perijinanan?

Dilansir dari laman detik.com, Ketua Panitia Didik Darmadi mengaku butuh waktu lebih dari satu hari untuk mengurus izin keramaian di Polrestabes Surabaya. “Rencana digelar Selasa besok dipastikan batal. Sebab tidak mungkin kita mengurus perizinan dalam waktu sehari yang dimulai dari nol lagi,” kata Didik kepada detikcom di kantor Event Organaizer WIKI WAE di Giant Maspion Jalan Margorejo, Senin (11/3/2019).

Awalnya panitia mengupayakan surat izin keramaian selesai hari ini, agar konser bisa digelar besok. Itu karena panitia ingin tetap menggelar konser di tempat yang sudah direncanakan sebelumnya, yakni di Grand City Surabaya.

Namun sayangnya pihak Grand City hanya bisa menyewakan tempatnya pada tanggal 11 dan 12 Maret 2019 saja. Maka dari itu, ada kemungkinan konser yang akan dimeriahkan artis-artis Republik Cinta Management (RCM) itu digelar di tempat lain.

“Kami mendapatkan informasi dari pihak Grand City hanya hari Senin dan Selasa besok. Untuk waktu lain sudah penuh, jadi tidak mungkin. Kami ingin menggelar pada Sabtu atau Minggu tapi di tempat yang lain,” imbuh Didik.

Sementara itu, di kantor EO tersebut, tampak beberapa pemilik tiket melakukan refund atau meminta uangnya dikembalikan. Tiket konser yang sebelumnya akan dihadiri Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno itu dijual dengan harga Rp 200 ribu.

Seperti diketahui, konser ‘Hadapi dengan Senyuman’ yang rencananya digelar di Grand City Surabaya, Minggu (10/3) pukul 19.00 WIB terpaksa ditunda. Pihak kepolisian mendatangi venue beberapa jam sebelum konser berlangsung. Mereka mempertanyakan surat izin keramaian yang ternyata belum diurus panitia. Pihak panitia kemudian berjanji untuk segera mengurus izin keramaian dengan harapan bisa menggelar konser pada Selasa (12/3).

Jadi murni karena masalah administrasi, kan? Bukankah cuma nyanyi-nyanyi, ga ada unsur kampanye kan? Jadi ga mungkin banget bakal diselipin pose dua jari atau baca puisi ‘perang?’ kalau cuma begitu pasti ijinnya juga ga akan dipersulit. Tapi kalau memang ada unsur kampanye mendingan dicantumin aja di ijinnya, jadi clear..tul ga?

 

Sumber: detik.com

 

Loading...