Hindari Sanksi Tegas Komisi Pemilihan Umum, Novel Bamukmin Lakukan Langkah Unik Ini!

573
Loading...

Novel Bamukmin memang figur kontroversial. Tokoh Front Pembela Islam (FPI) ini pernah aktif sebagai Sekretaris Jenderal di organisasi itu. Dia juga menjadi koordinator Humas Persaudaraan Alumni 212. Belakangan dia menjadi anggota Partai Bulan Bintang dan ikut menjadi calon Anggota Legislatif dari partai itu untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) April 2019.

Akibat dari dukungan Partai Bulan Bintang terhadap calon Presiden nomor urut 01 Jokowi – Ma’ruf Amin, Novel Bamukmin berang. Dia sesumbar dan mengancam akan mengundurkan diri dari keanggotaan partai. Ironisnya, dia tidak mengundurkan diri sebagai calon Anggota Legislatif. Menurut keterangan Sekjen PBB Afriansyah Ferry Noer, Novel beralasan langkah itu merugikannya.

Uniknya, langkah yang diambil Novel sangat tidak lazim. Dia memang tidak mengundurkan diri sebagai calon Anggota Legislatif, tapi dia mengeluarkan fatwa haram jika para simpatisan mencoblos dirinya dalam Pileg bulan April mendatang. Satu suara yang mencoblos, berarti menzalimi Imam Besar FPI Muhammad Rizieq Shihab dan para habib lainnya, ujarnya.

Tak cukup dengan membuat fatwa haram, Novel juga membuat foto profil WhatsApp yang memuat seruannya itu. Tujuannya adalah agar tidak memberikan keuntungan sedikit pun bagi partai yang kini terang-terangan mendukung pasangan Jokowi – Ma’ruf. Langkah itu diduga karena Novel menghindari sanksi dari Komisi pemilihan Umum (KPU) jika mengundurkan diri setelah penetapan Daftar Calon Tetap anggota Legislatif.

Loading...